Ukraina Mengklaim Hancurkan Helikopter Mi-8 dan Ka-52 di Lapangan Terbang Wilayah Oryol, Rusia

Kamov Ka-52 Alligator. Foto ilustrasi: Wikimedia
Kamov Ka-52 Alligator. Foto ilustrasi: Wikimedia

Pasukan pertahanan Ukraina dilaporkan menghancurkan dua helikopter militer Rusia — satu Mil Mi-8 dan satu Kamov Ka-52 Alligator — dalam operasi drone serang di wilayah Oryol, Federasi Rusia.

Informasi tersebut disampaikan oleh saluran Telegram “Spy Dossier” (@dosye_shpiona) dan kemudian diberitakan oleh media Ukraina Militarnyi. Menurut laporan itu, serangan terjadi pada malam Jumat, 20 Februari 2026.

Lapangan terbang Pugachevka diduga menjadi target

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, kedua helikopter tersebut diparkir di lapangan terbang Pugachevka, dekat desa Pugachivka di wilayah Oryol. Lokasi tersebut merupakan landasan kecil tanpa perkerasan yang dimiliki oleh Klub Penerbangan Oryol dari DOSAAF (Masyarakat Sukarela untuk Kerja Sama dengan Angkatan Darat, Penerbangan, dan Angkatan Laut Rusia).

Terdapat indikasi bahwa lokasi itu digunakan sebagai lapangan terbang operasional bagi detasemen gabungan helikopter, yang kemungkinan bertugas mencegat kendaraan udara tak berawak (UAV) jarak jauh milik Ukraina.

Menurut data yang dirilis:

Helikopter Mi-8 dengan nomor ekor 53 dilaporkan milik Resimen Helikopter Terpisah ke-319, yang bermarkas di Chernigovka, Krai Primorsky, di wilayah timur jauh Rusia.

Helikopter serang Ka-52 Alligator dengan nomor ekor 18 disebut terafiliasi dengan Brigade Penerbangan Angkatan Darat ke-16, yang bermarkas di Zernograd, wilayah Rostov.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia terkait dugaan penghancuran pesawat tersebut.

Dampak operasional

Mi-8. Foto: Wikimedia
Mi-8. Foto: Wikimedia

Mi-8 secara luas digunakan untuk transportasi pasukan, evakuasi medis, dan misi logistik, sementara Ka-52 merupakan salah satu helikopter serang utama dalam penerbangan Angkatan Darat Rusia, yang digunakan untuk dukungan udara jarak dekat dan misi antikendaraan lapis baja.

Jika dikonfirmasi, penghancuran simultan kedua platform ini di wilayah Rusia akan menjadi episode lain dari meluasnya jangkauan operasi drone Ukraina, yang semakin sering menargetkan aset logistik dan pangkalan udara di luar garis depan.

+ Ukraina hancurkan Tornado-S langka saat serangan — video mengejutkan publik

+ Perbandingan Teknis: MRH-90 Taipan vs UH-60M Black Hawk — Mana yang Lebih Efisien di Medan Tempur?

Sumber dan gambar: Militarnyi | Telegram @dosye_shpiona | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top